Selasa, 14 November 2017

MODUL I CISCO IOS (INTERNETWORK OPERATING SYSTEM)

LAPORAN PRAKTIKUM
INTERNETWORKING
MODUL I CISCO IOS (INTERNETWORK OPERATING SYSTEM)


DISUSUN OLEH :

Pradika Destarini

15102110


Tanggal Praktikum          : 24 Oktober 2017
Asisten Praktikum            :1. Pribadi Charisna Hanif  14101109
 2. Aditya Rizky Utama      14102047
 3. Mutia Annisa                 14102089

LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER
INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM
JL. DI. PANJAITAN 128 PURWOKERTO
2017

MODUL I
CISCO IOS (INTERNETWORK OPERATING SYSTEM)

I.               DASAR TEORI
 IOS (Interconnecting Operating System) adalah system operasi dari Router CISCO, yang di buat oleh vendor CISCO sendiri. Router sendiri merupakan sebuah device yang berfungsi meneruskan paket-paket dari sebuah network ke netwoek yang lainnya, sehingga dapat berkomunikasi antar host.[1]
Menurut Lammle (2002, p 730) routing adalah suatu proses meneruskan paket-paket dengan alamat logical dari jaringan lokal mereka ke tujuan. Dalam jaringan yang besar sebuah paket harus mencapai beberapa intermediary, sehingga routing dapat menjadi sangat kompleks .[2]     
Cisco IOS pada router dan switch melakukan fungsi profesional  network yang  bergantung membuat infrastruktur jaringannya berjalan  seperti yang diinginkan.
Fungsi utama yang dijalankan oleh router dan siwtch Cisco adalah:
a.        Mendukung keamanan jaringan
b.      IP addressing pada interface fisik dan virtual
c.       Menjalankan konfigurasi secara spesifik pada interface untuk  mengoptimalkan konektifitas sesuai media
d.      Routing
e.       Menjalankan teknologi Quality of Service (QoS)
f. Teknologi Managemen jaringan [3].
                               
Router mempunyai  bagian – bagian yang hampir sama dengan PC, bagian dari router adalah:
1. RAM
Fungsi utama RAM pada router hampir sama pada PC yang mana menyimpan konfigurasi yang sedang berjalan (running configuration) dan sistem operasi IOS yang aktif, menyimpan routing table, menangani cache ARP, menangani fast-swtiching cache, menyediakan memori sementara untuk konfigurasi file, menangani paket buffer, mengelola antrian paket. Sifat RAM adalah semua data yang disimpan akan hilang ketika kehilangan sumber daya atau pada saat akan direstart di karenakan bersifat volatile.

2. NVRAM (Non Volatile RAM)
NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi start-up (start-up configuration). Isinya (konfigurasinya) akan tetap ada walaupun router kehilangan power atau di restart.
3. FLASH MEMORY
Flash berguna untuk menyimpan image dari IOS, Memory ini bisa menyimpan berbagai versi software IOS. Merupakan jenis EEPROM (Electronically Erasable Programmable ROM), jadi walaupun router kehilangan power, isinya tetap ada.
4. ROM
ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengatur proses dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS Image.
5. INTERFACE

Interface merupakan komponen eksternal dari suatu router. Sebelum menkonfigurasi router, masing-masing fungsi komponen tersebut harus diketahui terlebih dahulu karena komponen yang akan dikoneksikan ke router menggunakan interface yang berbeda tergantung komponennya yang akan dihubungkan. Interface standar yang dimiliki oleh sebuah router yang meliputi:
a.      Serial Ports, terdiri dari Serial0, Serial1, dan seterusnya jika slotnya masih mencukupi.
b.      Fast Ethernet Ports, di hubungkan menggunakan kabel UTP atau RJ45
c.       Fiber Ports, interface ini sama halnya dengan interface di atas, sama untuk menghubungkan antar device yang mempunyai port yang sama, hanya kabel interface ini lumayan mahal harganya namun dengan kualitas yang sangat baik.
d.      Console Port, port untuk menghubungkan router dengan dunia luar, port ini akan terhubung ke serial port di PC kita dengan menggunakan kabel Roll Over
e.       Auxiliary Port, hampir sama dengan Console Port, dan tidak semua port ini dimiliki oleh router
f.       Power Switch, untuk power [3]
Tingkat Akses perintah

Untuk tujuan keamanan, perintah-perintah yang bisa dijalankan dari CLI
dibagi menjadi 2 tingkat akses, yaitu:
a.      User Mode ditujukan untuk melihat status router. Perintah-perintah yang diizinkan pada mode ini tidak bisa mengubah konfigurasi router, sehingga mode ini lebih aman ketika seorang network administrator hanya ingin melihat status router dan tidak ingin mengubah konfigurasi.
b.      Privileged Mode mempunyai tingkat akses yang lebih tinggi. Dengan mode ini, network administrator bisa mengubah konfigurasi router. Oleh karena itu, mode ini sebaiknya digunakan dengan hati-hati sekali untuk menghindari perubahan yang tidak diinginkan pada router tersebut.
Saat login ke router pertama kali, akan masuk pada user mode, dengan prompt berupa tanda (>). Untuk berpindah dari user mode ke priviledge berubah menjadi tanda pagar (#) ketika berada pada Privileged mode. Untuk kembali ke user mode dari priviledge mode, praktikan harus mengeksekusi perintah disable pada command prompt.[1]




II.           HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada praktikum pertama ini mempelajari tentang CISCO IOS, yang bertujuan agar praktikan mampu menginstalasi LAN dengan menggunakan router cisco. Di dalam praktikum ini telah disediakan 3 komputer dengan masing-masing komputer mempunyai fungsinya sendiri, 2 komputer dijadikan sebagai pemilik IP Addres untuk penghubung, checker IP dan juga Ping, sedangkan komputer yang satunya lagi di fungsikan sebagai server yang nantinya telah terhubug dengan kabel console pada router. Mengkonfigurasi IP untuk instalasi router ke-2 komputer tersebut menggunakan suatu aplikasi yang dinamakan PUTTY.
Pertama untuk dapat melakukan instalasi LAN harus memilih Ports(COM&LPT) => ATEN USB to Serial Bridge(COM5)


Gambar 2.1 Mencocokan Port Serial PC dengan Router

Untuk dapat melakukan konfigurasi Serial Line harus sesuai dengan yang telah di tentukan diatas, karena menggunakan COM5 maka Serial line mneggunakan COM5 juga dengan Connection type Serial.

Gambar 2.2 Mencocokan Port Serial PC dengan Router

Setelah masuk ke cmd seperti tampilan di bawah, harus mengetik kata no untuk konfigurasi.

Gambar 2.3 Memulai Konfigurasi dengan perintah “No”

Setelah itu, langsung memulai untuk mengetikan perintah dasar ke router untuk mengatur konfigurasi.






Gambar 2.4 masuk menu global dan atur konfigurasi

Gambar 2.5 PC 1 melakukan ping ke PC 2


Gambar 2.6 PC 2 melakukan ping ke PC 1
Apabila sudah di ping, maka akan memunculkan IP address seperti yang telah tertera pada gambar diatas.

Perbedaan dan fungsi antara  router , switch yaitu pada router digunakan untuk membuat dan mengimplementasikan sebuah jaringan komputer yang luas dan dapat membagi serta memilih jalur-jalur yang harus dilewati soleh sebuah paket data untuk sampai pada receiver atau komputer client. Sedangkan, Switch digunakan untuk membangun sebuah jaringan LAN, dengan adanya switch ini pembagian transmisi data akan terbagi sama sehingga setiap komputer client mendapatkan hak dan prioritas yang sama dalam jaringan.[4]





III.        KESIMPULAN DAN SARAN
A.    KESIMPULAN
1.      Router Cisco digunakan sebagai penghubung antar dua atau lebihh jaringan untuk meneruskan data dari satu network ke network lainnya.
2.      Pada router mempunyai bagian-bagian seperti RAM, NVRAM, Flash Memory, ROM yang mempunyai fungsi masing-masing di dalam router.
3.      Berhasil dalam mengkonfigurasi router cisco
4.      Pada praktikum kali ini, 2 komputer dijadikan sebagai pemilik IP Address untuk penghubung dan komputer satunya di fungsikan sebagai server.

B.     SARAN
1.      Kurangnya alat yang memadai, sehingga membuat para praktikan menjadi tidak bisa praktikum secara optimal
2.      Harus lebih teliti saat mengetikkan perintah konfigurasi
3.      Saat menghubungkan router dengan console dapat tidak terdeteksi
4.      Jangan membuat alamat IP pada beberapa server sama

IV.        DAFTAR PUSTAKA

 [1]         Alinazar,Alfred.2003.”Pengantar Cisco Router”.Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

[2]          Rinaldi, Ryan. 2011. “Mengenal Router Cisco”. Teknonesia.com/2011/06/pengenalan-router-cisco/. Diakses 09 Juni 2011

[3]          Ikhwan, Syariful.2017.”Pengenalan IOS dan Router”,Purwokerto:ST3 Telkom Purwokerto



Tidak ada komentar:

Posting Komentar